PADEPOKAN KI NURALAM NUSANTARA KOTA BOGOR
Minggu, 15 Februari 2026
PROGRAM UNGGULAN IJAZAH KUBRO ILMU HIKMAH SUPRANATURAL MRTAFISIKA 1 TAHUN GRATIS
PROGRAM UNGGULAN IJAZAH KUBRO ILMU HIKMAH SUPRANATURAL METAFISIKA 10 KITAB HIKMAH KLASIK
- KITAB AL AJNAS
- KITAB SYAMSUL MA'ARIF KUBRO
- KITAB ASRORUL MUJAROBAT RUHANIYAH
- KITAB AT TAHDHIROT
- KITAB QOHIRUL ARWAH JILID 1
- KITAB QOHIRUL ARWAH JILID 2
- KITAB SIRRUL JALIL
- KITAB KASYFUL IBHAM
- KITAB IQLIDIS
- KITAB GENDAM MALAK
- 10 KITAB IJAZAH KITAB KLASIK SUDAH DITERJEMAHKAN KE DALAM BAHASA INDONESIA
- BONUS KITAB MAJMU'ATUL HIKMAH NURALAM KASEPUHAN NUSANTARA JILID 1 (TAWASUL LENGKAP SANAD KEILMUAN PADEPOKAN KI NURALAM NUSANTARA)
- SERAGAM ALMAMATER PKN-18
- SERTIFIKAT PENGESAHAN
- MEDIA PEMBANGKIT/PENYELARASAN
- TASBIH CAMETI ALI NURALAM
PROGRAM UNGGULAN IJAZAH KUBRO ILMU HIKMAH SUPRANATURAL METAFISIKA
- Kitab Majmuátul Hikmah Nuralam Kasepuhan Nusantara Jilid 1 (Tawasul Lengkap Padepokan)
- Kitab Majmuátul Hikmah Nuralam Kasepuhan Nusantara Jilid 2 (300 Keilmuan)
- Kitab Majmuatul Hikmah Nuralam Kasepuhan Nusantara Jilid 4 (300 Keilmuan) Semua lebih dari 899 halaman
- Keilmuan tidak dimaharkan uang,melainkan membaca Shplawat Busyro dengan tata cara sudah ada di kitab
- Peserta hanya mengganti biaya cetak kitab Rp. 600.000,-
- Mendapat Seragam Almamater Padepokan
- Mendapat Sertifikat Pengesahan
- Mendapat Media Penyelarasan
- Pendaftaran paling lambat 3 hari sebelum hari H
MAKNA KOMPREHENSIF LOGO PADEPOKAN KI NURALAM NUSANTARA
Logo Padepokan Ki
Nuralam Nusantara adalah karya simbolis yang menyatukan berbagai lapisan makna dari
identitas kebangsa an, pijakan spiritual, kekayaan budaya, hingga komitmen
sosial—menjadi satu wujud visual yang utuh dan bermakna mendalam. Setiap
komponen dirancang untuk saling melengkapi dan memperkuat pesan utama lembaga,
yaitu membangun individu dan masyarakat berbasis integrasi nilai-nilai agama,
budaya nusantara, dan cita-cita kebangsaan Indonesia.
Berikut rangkuman utuh seluruh makna logo :
STRUKTUR LUAR:
BINGKAI SEGI LIMA DENGAN LATAR BELAKANG BIRU
Bentuk Segi Lima : Melambangkan
kelengkapan kehidupan yang mencakup lima aspek dasar (spiritual, budaya,
kebangsaan, akademis, sosial) serta keterkaitan dengan konsep "panca"
dalam budaya Indonesia, seperti Pancasila. Bentuk ini juga menyampaikan
dinamika, ketegasan arah, dan komitmen yang jelas terhadap kemajuan.
Garis Ganda Tipis
-Tebal Hitam-Kuning : Garis tebal mewakili prinsip dasar yang
kokoh, sedangkan tipis menunjukkan fleksibilitas dalam beradaptasi.
Warna hitam simbolkan kekuatan,
kedalaman ilmu, dan perlindungan nilai-nilai abadi, sementara kuning
melambangkan kemuliaan, kebijaksanaan, dan kemakmuran yang diharapkan bagi
masyarakat.
Garis ganda menjadi simbol
perlindungan ganda terhadap nilai-nilai dan struktur organisasi yang
terorganisir.
Latar Belakang Biru
:
Memberikan kesan profesionalis me, kepercayaan, dan stabilitas. Warna biru juga
melambangkan kesucian hati, kedalaman pemahaman, serta konektivitas antar
wilayah nusantara seperti laut yang menghubungkan pulau-pulau Indonesia.
LANDASAN KE
BANGSAAN: LATAR MERAH PUTIH
Sebagai dasar
seluruh elemen dalam logo, warna bendera negara menjadi pijakan filosofis utama
:
Merah : Menggambarkan
semangat juang para pahlawan, kecintaan pada tanah air, dan energi yang penuh
semangat untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa.
Putih : Menyimbolkan
kesucian niat, persatuan di tengah kebhinekaan, dan kesederhanaan dalam
pelayanan masyarakat.
Secara keseluruhan,
merah putih menegaskan bahwa seluruh aktivitas lembaga selaras dengan cita-cita
negara dan berorientasi pada kesejahteraan umum bangsa.
INTI SPIRITUAL DAN PENCERAHAN
Komponen ini menjadi
jantung dari nilai-nilai lembaga :
Kaligrafi Lafadz "Allah" berwarna
Putih :
Menunjukkan bahwa semua aktivitas berakar pada prinsip agama Islam, dengan
makna kesucian nama Tuhan, kemurnian keyakinan, dan pencerahan ilmu yang datang
dari ajaran agama.
Matahari Bersinar Kuning dengan Orang
Berdzikir Putih :
Matahari sebagai
sumber kehidupan, kemuliaan, dan kehangatan kasih sayang yang menyebar luas.
Orang berdzikir di
tengahnya menegaskan bahwa praktik spiritual adalah pusat pembinaan diri,
membawa kesucian hati, keseimbangan hidup, dan arah yang benar.
KOMITMEN PEMBINAAN GENERASI MUDA
Elemen ini
menggambarkan peran lembaga dalam pendidikan dan pengembangan generasi penerus :
Tangan Terbuka Berwarna
Coklat Muda :
Melambangkan penerimaan yang lapang dada, perlindungan yang tulus, dan akar
budaya yang erat dengan tanah air. Warna coklat muda juga menyimbolkan
kesuburan, kehangatan, dan kesederhanaan dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Santri Mengaji Berwarna
Putih-Hijau :
Putih mewakili
kemurnian niat belajar dan potensi yang belum tergali.
Hijau melambangkan
pertumbuhan optimal, kehidupan, dan kedamaian.
Kegiatan mengaji di
sini bukan hanya pembelajaran agama, tetapi juga pengembangan ilmu, karakter,
dan nilai-nilai positif bagi masa depan bangsa.
SIMBOL BUDAYA DAN KEKUATAN NUSANTARA
Elemen-elemen ini
merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia dan prinsip keseimbangan:
Sepasang Kujang Kembar Hitam : Senjata tradisional
Sunda yang melambangkan kekuatan, keberanian, ketajaman pikiran, dan
keseimbangan dalam melindungi nilai-nilai budaya serta masyarakat.
Macan Sepasang di Kanan dan Kiri : Simbol kekuatan,
kebijaksanaan, dan perlindungan terhadap tanah air serta budaya. Posisi
berpasangan menunjukkan keseimbangan dan komitmen untuk menjaga kepentingan
masyarakat dari berbagai arah.
Kepala Rusa : Melambangkan
kebijaksanaan, kesabaran, dan kekuatan yang lembut dalam mengembangkan diri
serta membina orang lain, sekaligus menjadi simbol kekayaan alam dan budaya
Indonesia.
Sayap Garuda : Menegaskan bahwa
lembaga berlandas kan nilai-nilai Pancasila, dengan makna kebebasan, semangat
kebangsaan, dan jangkauan pelayanan yang luas ke seluruh nusantara.
Peta Indonesia Berwarna Hijau : Menunjukkan bahwa
pembinaan dan pelayanan mencakup seluruh wilayah nusantara dengan menghargai
keragaman geografis, etnis, dan budaya. Warna hijau melambangkan kehidupan,
kesuburan, pertumbuhan, dan penghargaan terhadap alam.
PRINSIP-PRINSIP PEDOMAN KEGIATAN
Seluruh simbol di
atas diikat oleh prinsip-prinsip yang menjadi landasan operasional lembaga :
Silih
Asah, Silih Asih, Silih Asuh, Silih Wangian : Prinsip sosial budaya yang
mengajarkan saling bersaing secara sehat, mencintai, merawat, dan menghargai
satu sama lain.
Ngaji
Diri, Ngaji Rasa, Ngaji Faham : Ajaran tentang pentingnya introspeksi diri,
empati terhadap orang lain, dan mendalami ilmu serta pemahaman hidup.
Ikhlas Tawakal : Dasar filosofis
yang mengajarkan untuk melakukan segala sesuatu dengan niat tulus dan berserah
diri kepada Yang Maha Kuasa.
PESAN UTAMA DAN VISI LOGO
Secara keseluruhan,
logo Padepokan Ki Nuralam Nusantara menyampaikan pesan bahwa pembangunan
manusia dan masyarakat yang sejahtera tidak dapat dipisahkan dari tiga pilar
utama : agama sebagai pijakan spiritual, budaya sebagai akar identitas, dan
kebangsaan sebagai wadah persatuan.
Lembaga ini
berkomitmen untuk mencetak generasi yang berilmu, berbudi pekerti luhur,
memiliki cinta yang mendalam terhadap tanah air, dan mampu menjaga keharmonisan
di tengah keragaman bangsa. Setiap komponen simbol tidak hanya memiliki makna
sendiri, tetapi juga berperan sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam
membentuk kesatuan yang utuh menunjukkan bahwa Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya
moto, tetapi juga cara hidup yang diwujudkan melalui setiap aktivitas dan
pembinaan yang dilakukan.
Logo ini bukan hanya
identitas visual, melainkan cermin dari visi dan misi lembaga untuk menjadi
wadah pembinaan yang mengintegrasikan nilai-nilai luhur Indonesia, membawa
manfaat bagi individu, masyarakat, dan bangsa secara keseluruhan.
SELAYANG PANDANG PENDIRI DAN PENGASUH PADEPOKAN KI NURALAM NUSANTARA
DATA PRIBADI
Beliau lahir di
Jakarta pada tanggal 12 April 1979. Beliau merupakan anak pertama dari lima
bersaudara, buah hati dari pasangan suami istri yang shaleh, Abah H. Suhara
Sumarna bin Kh. Ahmad Darimi dan Hj. Maemunah binti H. Salbini. Latar belakang
keluarga yang religius ini menjadi pondasi awal yang kuat dalam membentuk
karakter dan perjalanan spiritual beliau.
RIWAYAT PENDIDIKAN DAN PERJALANAN ILMU SPIRITUAL
Pencarian ilmu dan penuntutan pengetahuan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan beliau sejak usia dini. Sejak masa Sekolah Dasar (SD) hingga usia 21 tahun, beliau menempuh pendidikan dengan sistem asrama atau mondok, menyerap ilmu pengetahuan, adab, dan kedalaman spiritual dari berbagai pesantren ternama di Indonesia, antara lain:
1. Pondok
Pesantren At Tarbiyah,Panawangan, Ciamis Jawa Barat
2. Pondok
Pesantren Walisongo, Ngabar, Ponorogo, Jawa Timur
3. Pondok
Pesantren Pusaka Baru, Keresek, Garut,Jawa Barat
4. Pondok Pesantren Qiro'atul 'Asyroh, Bogor,Jawa Barat
Selain pendidikan pesantren yang mendasari keilmuan agama dan spiritual, beliau juga menempuh pendidikan formal hingga jenjang perguruan tinggi dan berhasil meraih gelar Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I) dengan konsentrasi Manajemen Pendidikan Islam.
Perjalanan beliau
dalam menuntut ilmu tidak berhenti pada pendidikan formal dan pesantren umum.
Dalam mendalami Ilmu Hikmah, Supranatural, dan Metafisika, beliau telah
menempuh perjalanan jauh, menyambangi berbagai pusat ilmu keramat, dan berguru
kepada para ahli ilmu ghaib dan spiritual yang diakui kewibawaan dan ilmunya.
Di bawah bimbingan para guru inilah, fondasi keilmuan supranatural beliau
dibangun dan ditempa dengan disiplin serta adab yang tinggi.
Adapun para guru
spiritual yang telah membimbing beliau antara lain :
- KH. Ahmad Syukri bin Muhammad Asy'ari ,Kampung Jami', Serang, Banten
- KH. Ishaq Al Hafidz ,Selojari, Grobogan, Jawa Tengah KH.Tubagus Muhammad Abbas,Cisalada Bogor
- KH. Ahmadi Afkar Ikateji, Banjarnegara
- K.Al Hannan Muallif PERSAHINDO,Banjarnegara
- KH. Suparno ,Padepokan Partisan Kumbang Malam, Sragen, Jawa Tengah
- KH.Harun Ar Rasyid (Abah Legok) Cibatu Garut
- Abah Kiyai Tasbeh Jati Qosam Bir Ali Madurajeh, Pondok Al Linglung, Indramayu
- Ust. Jaya Abu Fauzan ,Nadimas Foundation, Indramayu
- KH.Drs.Ahmad Sanusi,Majelis Uswatun Hasanah,Bogor
- KH. Syamsul Ma'arif ,Pondok Pesantren Al Ma'rifah, Kebon Kalapa, Cirebon
- KH. Ahmad Saeful Mujab ,Pondok Pesantren Manbaul Ulum, Demak,Jawa Tengah
- Ust.Andrian Bin Sobirin Padepokan Ilmu Ghoib Kasepuhan Banten Cilegon, Banten
Dan masih banyak
lagi para guru, kyai, dan orang-orang saleh yang telah memberikan ilmu dan doa
restu, yang tidak dapat disebutkan satu per satu di sini (Insya Allah
lengkapnya terdapat pada Tawasul Lengkap Padepokan Ki Nuralam Nusantara Kitab
Majmuátul Hikmah Nuralam Kasepuhan Nusantara Jilid 1). Kepada mereka semua,
beliau senantiasa memohon doa dan memelihara tali silaturahmi ilmu yang tak
terputus.
RIWAYAT PENGALAMAN KERJA DAN PENGABDIAN DI DUNIA PENDIDIKAN
Sebelum dan selama mengemban amanah di Padepokan serta dunia usaha, beliau telah mengabdikan diri secara panjang lebar di dunia pendidikan, mulai dari jenjang dasar hingga menengah, baik di lembaga negeri maupun swasta (Madrasah dan Pesantren). Pengalaman ini membentuk beliau menjadi sosok pendidik dan pemimpin yang memahami seluk-beluk manajemen pendidikan dan karakter peserta didik.
Berikut adalah rincian pengalaman kerja beliau :
Sebagai Guru
Honorer
Beliau telah
mengabdi sebagai tenaga pengajar di berbagai jenjang satuan pendidikan,
menanamkan ilmu dan nilai-nilai karakter kepada generasi muda di berbagai
daerah :
1.
SD Negeri Jakasampurna XI, Bekasi
2.
MTs Ad'Dawah 2, Bekasi
3.
SLTP Negeri 2 Panawangan (Kelas
Jauh), Ciamis
4.
MTs Nagarapageuh, Panawangan, Ciamis
5.
MTs Madinatunnajah, Ciamis
6. MA Madinatunnajah, Ciamis
Sebagai Pimpinan
Lembaga Pendidikan
Selain menjadi
pengajar, kepercayaan dan kemampuan manajerial beliau terbukti melalui jabatan
strategis sebagai kepala lembaga pendidikan :
1.
Kepala Madrasah Diniyah At-Tarbiyah,
Ciamis
2. Kepala Madrasah Aliyah Madinatunnajah, Ciamis
Sebagai Ketua
Yayasan Pendidikan
Pada tingkat
kelembagaan yang lebih tinggi, beliau juga dipercaya memegang kendali penuh
atas pengelolaan sebuah yayasan pendidikan Islam:
- Ketua Yayasan Pondok Pesantren At-Tarbiyah Nagarajati, Panawangan,Ciamis
- Ketua Umum Yayasan Ki Nuralam Nusantara (YAKIN),Kota Bogor
Pengalaman panjang
di dunia pendidikan ini menjadi bukti nyata kepedulian beliau terhadap kemajuan
ilmu pengetahuan dan pembentukan generasi bangsa yang berkualitas.
JABATAN, TANGGUNG JAWAB, DAN KEMITRAAN STRATEGIS
Dengan bekal ilmu,
pengalaman, dan kepemimpinan yang teruji, beliau dipercaya untuk memegang
berbagai jabatan strategis dan penting, baik di lingkungan organisasi
keagamaan, sosial, dunia usaha, maupun kemitraan dengan lembaga Negara :
- Ketua Umum Yayasan Ki Nuralam Nusantara (YAKIN,Memimpin dan mengarahkan visi misi yayasan dalam membina umat dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya serta spiritual.
- Pengasuh Padepokan Ki Nuralam Nusantara, Menjadi pembimbing, penuntun, dan orang tua asuh bagi seluruh santri dan keluarga besar padepokan dalam menuntut ilmu hikmah, metafisika, dan pembentukan karakter.
- Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Nuralam Nusantara, Bertanggung jawab penuh dalam mengelola program-program sosial, penyaluran bantuan, serta upaya pember dayaan masyarakat yang membutuhkan.
- Mitra Resmi Badan Gizi Nasional (BGN) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat dan generasi bangsa, beliau telah menjalin kerjasama resmi sebagai mitra strategis Badan Gizi Nasional (BGN) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui peran ini, beliau berkontribusi langsung dalam upaya negara memastikan pemenuhan gizi yang layak dan sehat bagi masyarakat, khususnya kalangan yang membutuh kan, sebagai investasi masa depan yang berkelanjutan.
- Owner PT. Yakin Peduli Sejahtera,Sebagai pemilik perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, yaitu:
Ø
Konstruksi Bangunan Swasta
Ø
Properti
Ø Frozen Retail
Keberadaan beliau di
dunia usaha dan kemitraan strategis menunjukkan bahwa ilmu agama dan spiritual
dapat berjalan beriringan dengan kesuksesan duniawi dan pelayanan publik,
menjadi bukti nyata bahwa kesalehan tidak harus bertentangan dengan kemampuan
mengelola urusan dunia dan berkontribusi bagi negara.
DUKUNGAN DAN PENDEMPINGAN SETIA
Di balik tegaknya kepemimpinan dan kesuksesan dalam mengelola berbagai lembaga serta amanah yang besar ini, terdapat sosok pendamping setia yang selalu hadir melengkapi, mendukung, dan mendoakan. Dalam setiap langkah perjuangan mengelola Padepokan, Yayasan, Lembaga Sosial, maupun dunia usaha, beliau didukung penuh dan didampingi oleh istri tercinta, Ibu Rini Marini (Teh Rini Marini).
Kehadiran beliau
bukan hanya sebagai pasangan hidup, melainkan sebagai mitra sejati yang turut
andil dalam memikul beban tanggung jawab, memberikan semangat, dan menjaga
keutuhan rumah tangga serta organisasi. Sinergi yang terjalin antara suami dan
istri ini menjadi kunci keharmonikan dan keberkahan, memungkinkan beliau untuk
terus bekerja maksimal demi kesejahteraan umat dan masyarakat luas.
FILOSOFI DAN PRINSIP HIDUP
Di balik kesuksesan
dan perjalanan karir beliau, terdapat prinsip-prinsip luhur yang menjadi kompas
dan landasan utama dalam setiap langkah pengambilan keputusan dan tindakan :





