Minggu, 15 Februari 2026

PROGRAM UNGGULAN IJAZAH KUBRO ILMU HIKMAH SUPRANATURAL MRTAFISIKA 1 TAHUN GRATIS

 



PROGRAM INI DILAKSANAKAN SETIAP HARI,DAN DI IJAZAHKAN 1 - 2 KEILMUAN
VIA GRUP WHATSSAP RESMI PROGRAM 1 TAHUN 
PADEPOKAN KI NURALAM NUSANTARA PUSAT KOTA BOGOR

SYARAT UNTUK MENGIKUTI PROGRAM INI :
PRIA/WANITA,USIA DIATAS 17 TAHUN
SIAP MENYELESAIKAN AMALAN WAJIB PADEPOKAN SELAMA 7 HARI
MENDAFTARKAN NOMOR WHATSSAP YANG BERLAKU
MENGIRIM IDENTITAS DIRI (FOTO KTP)

FASILITAS :
KONSULTASI KEILMUAN
MENDAPAT LEMBAR IJAZAH PDF
MENJALIN SILATURRAHMI

MU'JIZ : ABAH MUDA YAKIN PENGASUH PADEPOKAN KI NURALAM NUSANTARA PUSAT

INFORMASI PENDAFTARAN :
085215678414 - 285814292099


PROGRAM UNGGULAN IJAZAH KUBRO ILMU HIKMAH SUPRANATURAL METAFISIKA 10 KITAB HIKMAH KLASIK

 


10 KITAB TERSEBUT DIANTARANYA ADALAH  :

  1. KITAB AL AJNAS
  2. KITAB SYAMSUL MA'ARIF KUBRO 
  3. KITAB ASRORUL MUJAROBAT RUHANIYAH 
  4. KITAB AT TAHDHIROT 
  5. KITAB QOHIRUL ARWAH JILID 1 
  6. KITAB QOHIRUL ARWAH JILID 2 
  7. KITAB SIRRUL JALIL 
  8. KITAB KASYFUL IBHAM 
  9. KITAB IQLIDIS 
  10. KITAB GENDAM MALAK 

DISELENGGARAKAN SETIAP MALAM MINGGU,BA'DA SHOLAT ISYA PUKUL.19.00 WIB SD SELESAI 

PESERTA BISA DATANG LANGSUNG MAUPUN JARAK JAUH.

BIAYA CETAK KITAB DAN FASILITAS PENDUKUNG 1.275.000

FASILITAS :
  1. 10 KITAB IJAZAH KITAB KLASIK SUDAH DITERJEMAHKAN KE DALAM BAHASA INDONESIA 
  2. BONUS KITAB MAJMU'ATUL HIKMAH NURALAM KASEPUHAN NUSANTARA JILID 1 (TAWASUL LENGKAP SANAD KEILMUAN PADEPOKAN KI NURALAM NUSANTARA)
  3. SERAGAM ALMAMATER PKN-18
  4. SERTIFIKAT PENGESAHAN
  5. MEDIA PEMBANGKIT/PENYELARASAN 
  6. TASBIH CAMETI ALI NURALAM

INFORMASI DAN PENDAFTARAN 
ABAH MUDA 085814292099 - 085215678414

MU'JIZ : ABAH MUDA YAKIN PENGASUH PADEPOKAN KI NURALAM NUSANTARA PUSAT 

TEMPAT KEGIATAN :
MARKAZ PADEPOKAN KI NURALAM NUSANTARA PUSAT
JL.KAMPUNG PASIR BLOK C NO.89B RT.003 RW.007 KELURAHAN KATULAMPA KECAMATAN BOGOR TIMUR KOTA BOGOR PROVINSI JAWA BARAT INDONESIA 16144


PROGRAM UNGGULAN IJAZAH KUBRO ILMU HIKMAH SUPRANATURAL METAFISIKA


IJAZAH KUBRO ILMU HIKMAH SUPRANATURAL METAFISIKA
KITAB MAJMUÁTUL HIKMAH NURALAM KASEPUHAN NUSANTARA
(Tidah Dimaharkan Uang)


Program Unggulan Padepokan Ki Nuralam Nusantara,Ijazah Kubro Ilmu Hikmah Supranatural Metafisika Kitab Majmuátul Hikmah Nuralam Kasepuhan Nusantara,Insya Alloh diselenggarakan pada "
Hari                                  : Setiap Malam Minggu
Waktu                               : Pukul.19.30 sd selesai
Tempat                             
Markaz Padepokan Ki Nuralam Nusantara Pusat
Jl.Kampung Pasir Blok C No.89B RT.003 RW.007 Kelurahan Katulampa 
Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor Provinsi Jawa Barat 16144 Indonesia
Informasi Pendaftaran     : 085015678414 - 085814292099
Kitab Yang Di Ijazahkan     :
  1. Kitab Majmuátul Hikmah Nuralam Kasepuhan Nusantara Jilid 1 (Tawasul Lengkap Padepokan)
  2. Kitab Majmuátul Hikmah Nuralam Kasepuhan Nusantara Jilid 2 (300 Keilmuan)
  3. Kitab Majmuatul Hikmah Nuralam Kasepuhan Nusantara Jilid 4 (300 Keilmuan) Semua lebih dari 899 halaman
Fasilitas dan Kemudahan :
  1. Keilmuan tidak dimaharkan uang,melainkan membaca Shplawat Busyro dengan tata cara sudah ada di kitab
  2. Peserta hanya mengganti biaya cetak kitab  Rp. 600.000,-
  3. Mendapat Seragam Almamater Padepokan
  4. Mendapat Sertifikat Pengesahan
  5. Mendapat Media Penyelarasan
  6. Pendaftaran paling lambat 3 hari sebelum hari H
Mu'jiz : Abah Muda Yakin Pengasuh Padepokan Ki Nuralam Nusantara Pusat

PESERTA BISA DATANG LANGSUNG ATAU JARAK JAUH
INSYAALLOH HASIL SAMA



 

MAKNA KOMPREHENSIF LOGO PADEPOKAN KI NURALAM NUSANTARA

 


Logo Padepokan Ki Nuralam Nusantara adalah karya simbolis yang menyatukan berbagai lapisan makna dari identitas kebangsa an, pijakan spiritual, kekayaan budaya, hingga komitmen sosial—menjadi satu wujud visual yang utuh dan bermakna mendalam. Setiap komponen dirancang untuk saling melengkapi dan memperkuat pesan utama lembaga, yaitu membangun individu dan masyarakat berbasis integrasi nilai-nilai agama, budaya nusantara, dan cita-cita kebangsaan Indonesia.

Berikut rangkuman utuh seluruh makna logo :

STRUKTUR LUAR: BINGKAI SEGI LIMA DENGAN LATAR BELAKANG BIRU
Bentuk Segi Lima : Melambangkan kelengkapan kehidupan yang mencakup lima aspek dasar (spiritual, budaya, kebangsaan, akademis, sosial) serta keterkaitan dengan konsep "panca" dalam budaya Indonesia, seperti Pancasila. Bentuk ini juga menyampaikan dinamika, ketegasan arah, dan komitmen yang jelas terhadap kemajuan.
Garis Ganda Tipis -Tebal Hitam-Kuning : Garis tebal mewakili prinsip dasar yang kokoh, sedangkan tipis menunjukkan fleksibilitas dalam beradaptasi.
Warna hitam simbolkan kekuatan, kedalaman ilmu, dan perlindungan nilai-nilai abadi, sementara kuning melambangkan kemuliaan, kebijaksanaan, dan kemakmuran yang diharapkan bagi masyarakat.
Garis ganda menjadi simbol perlindungan ganda terhadap nilai-nilai dan struktur organisasi yang terorganisir.
Latar Belakang Biru : Memberikan kesan profesionalis me, kepercayaan, dan stabilitas. Warna biru juga melambangkan kesucian hati, kedalaman pemahaman, serta konektivitas antar wilayah nusantara seperti laut yang menghubungkan pulau-pulau Indonesia.


LANDASAN KE BANGSAAN: LATAR MERAH PUTIH

Sebagai dasar seluruh elemen dalam logo, warna bendera negara menjadi pijakan filosofis utama :
Merah : Menggambarkan semangat juang para pahlawan, kecintaan pada tanah air, dan energi yang penuh semangat untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa.
Putih : Menyimbolkan kesucian niat, persatuan di tengah kebhinekaan, dan kesederhanaan dalam pelayanan masyarakat.
Secara keseluruhan, merah putih menegaskan bahwa seluruh aktivitas lembaga selaras dengan cita-cita negara dan berorientasi pada kesejahteraan umum bangsa.


INTI SPIRITUAL DAN PENCERAHAN

Komponen ini menjadi jantung dari nilai-nilai lembaga :
Kaligrafi Lafadz "Allah" berwarna Putih : Menunjukkan bahwa semua aktivitas berakar pada prinsip agama Islam, dengan makna kesucian nama Tuhan, kemurnian keyakinan, dan pencerahan ilmu yang datang dari ajaran agama.
Matahari Bersinar Kuning dengan Orang Berdzikir Putih :
Matahari sebagai sumber kehidupan, kemuliaan, dan kehangatan kasih sayang yang menyebar luas.
Orang berdzikir di tengahnya menegaskan bahwa praktik spiritual adalah pusat pembinaan diri, membawa kesucian hati, keseimbangan hidup, dan arah yang benar.


KOMITMEN PEMBINAAN GENERASI MUDA

Elemen ini menggambarkan peran lembaga dalam pendidikan dan pengembangan generasi penerus :
Tangan Terbuka Berwarna Coklat Muda : Melambangkan penerimaan yang lapang dada, perlindungan yang tulus, dan akar budaya yang erat dengan tanah air. Warna coklat muda juga menyimbolkan kesuburan, kehangatan, dan kesederhanaan dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Santri Mengaji Berwarna Putih-Hijau :
Putih mewakili kemurnian niat belajar dan potensi yang belum tergali.
Hijau melambangkan pertumbuhan optimal, kehidupan, dan kedamaian.
Kegiatan mengaji di sini bukan hanya pembelajaran agama, tetapi juga pengembangan ilmu, karakter, dan nilai-nilai positif bagi masa depan bangsa.


SIMBOL BUDAYA DAN KEKUATAN NUSANTARA

Elemen-elemen ini merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia dan prinsip keseimbangan:
Sepasang Kujang Kembar Hitam : Senjata tradisional Sunda yang melambangkan kekuatan, keberanian, ketajaman pikiran, dan keseimbangan dalam melindungi nilai-nilai budaya serta masyarakat.
Macan Sepasang di Kanan dan Kiri : Simbol kekuatan, kebijaksanaan, dan perlindungan terhadap tanah air serta budaya. Posisi berpasangan menunjukkan keseimbangan dan komitmen untuk menjaga kepentingan masyarakat dari berbagai arah.
Kepala Rusa : Melambangkan kebijaksanaan, kesabaran, dan kekuatan yang lembut dalam mengembangkan diri serta membina orang lain, sekaligus menjadi simbol kekayaan alam dan budaya Indonesia.
Sayap Garuda : Menegaskan bahwa lembaga berlandas kan nilai-nilai Pancasila, dengan makna kebebasan, semangat kebangsaan, dan jangkauan pelayanan yang luas ke seluruh nusantara.
Peta Indonesia Berwarna Hijau : Menunjukkan bahwa pembinaan dan pelayanan mencakup seluruh wilayah nusantara dengan menghargai keragaman geografis, etnis, dan budaya. Warna hijau melambangkan kehidupan, kesuburan, pertumbuhan, dan penghargaan terhadap alam.


PRINSIP-PRINSIP PEDOMAN KEGIATAN

Seluruh simbol di atas diikat oleh prinsip-prinsip yang menjadi landasan operasional lembaga :
Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, Silih Wangian : Prinsip sosial budaya yang mengajarkan saling bersaing secara sehat, mencintai, merawat, dan menghargai satu sama lain.
Ngaji Diri, Ngaji Rasa, Ngaji Faham : Ajaran tentang pentingnya introspeksi diri, empati terhadap orang lain, dan mendalami ilmu serta pemahaman hidup.
Ikhlas Tawakal : Dasar filosofis yang mengajarkan untuk melakukan segala sesuatu dengan niat tulus dan berserah diri kepada Yang Maha Kuasa.


PESAN UTAMA DAN VISI LOGO

          Secara keseluruhan, logo Padepokan Ki Nuralam Nusantara menyampaikan pesan bahwa pembangunan manusia dan masyarakat yang sejahtera tidak dapat dipisahkan dari tiga pilar utama : agama sebagai pijakan spiritual, budaya sebagai akar identitas, dan kebangsaan sebagai wadah persatuan.
 
Lembaga ini berkomitmen untuk mencetak generasi yang berilmu, berbudi pekerti luhur, memiliki cinta yang mendalam terhadap tanah air, dan mampu menjaga keharmonisan di tengah keragaman bangsa. Setiap komponen simbol tidak hanya memiliki makna sendiri, tetapi juga berperan sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam membentuk kesatuan yang utuh menunjukkan bahwa Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya moto, tetapi juga cara hidup yang diwujudkan melalui setiap aktivitas dan pembinaan yang dilakukan.

Logo ini bukan hanya identitas visual, melainkan cermin dari visi dan misi lembaga untuk menjadi wadah pembinaan yang mengintegrasikan nilai-nilai luhur Indonesia, membawa manfaat bagi individu, masyarakat, dan bangsa secara keseluruhan.


SELAYANG PANDANG PENDIRI DAN PENGASUH PADEPOKAN KI NURALAM NUSANTARA

 


DATA PRIBADI

Beliau lahir di Jakarta pada tanggal 12 April 1979. Beliau merupakan anak pertama dari lima bersaudara, buah hati dari pasangan suami istri yang shaleh, Abah H. Suhara Sumarna bin Kh. Ahmad Darimi dan Hj. Maemunah binti H. Salbini. Latar belakang keluarga yang religius ini menjadi pondasi awal yang kuat dalam membentuk karakter dan perjalanan spiritual beliau.

 

RIWAYAT PENDIDIKAN DAN PERJALANAN ILMU SPIRITUAL

Pencarian ilmu dan penuntutan pengetahuan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan beliau sejak usia dini. Sejak masa Sekolah Dasar (SD) hingga usia 21 tahun, beliau menempuh pendidikan dengan sistem asrama atau mondok, menyerap ilmu pengetahuan, adab, dan kedalaman spiritual dari berbagai pesantren ternama di Indonesia, antara lain:

1. Pondok Pesantren At Tarbiyah,Panawangan, Ciamis Jawa Barat

2. Pondok Pesantren Walisongo, Ngabar, Ponorogo, Jawa Timur

3. Pondok Pesantren Pusaka Baru, Keresek, Garut,Jawa Barat

4. Pondok Pesantren Qiro'atul 'Asyroh, Bogor,Jawa Barat

Selain pendidikan pesantren yang mendasari keilmuan agama dan spiritual, beliau juga menempuh pendidikan formal hingga jenjang perguruan tinggi dan berhasil meraih gelar Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I) dengan konsentrasi Manajemen Pendidikan Islam.

Perjalanan beliau dalam menuntut ilmu tidak berhenti pada pendidikan formal dan pesantren umum. Dalam mendalami Ilmu Hikmah, Supranatural, dan Metafisika, beliau telah menempuh perjalanan jauh, menyambangi berbagai pusat ilmu keramat, dan berguru kepada para ahli ilmu ghaib dan spiritual yang diakui kewibawaan dan ilmunya. Di bawah bimbingan para guru inilah, fondasi keilmuan supranatural beliau dibangun dan ditempa dengan disiplin serta adab yang tinggi.

 

Adapun para guru spiritual yang telah membimbing beliau antara lain :

  • KH. Ahmad Syukri bin Muhammad Asy'ari ,Kampung Jami', Serang, Banten
  • KH. Ishaq Al Hafidz ,Selojari, Grobogan, Jawa Tengah KH.Tubagus Muhammad Abbas,Cisalada Bogor
  • KH. Ahmadi Afkar Ikateji, Banjarnegara
  • K.Al Hannan Muallif PERSAHINDO,Banjarnegara
  • KH. Suparno ,Padepokan Partisan Kumbang Malam, Sragen, Jawa Tengah
  • KH.Harun Ar Rasyid (Abah Legok) Cibatu Garut
  • Abah Kiyai Tasbeh Jati Qosam Bir Ali Madurajeh, Pondok Al Linglung, Indramayu
  •  Ust. Jaya Abu Fauzan ,Nadimas Foundation, Indramayu
  • KH.Drs.Ahmad Sanusi,Majelis Uswatun Hasanah,Bogor
  • KH. Syamsul Ma'arif ,Pondok Pesantren Al Ma'rifah, Kebon Kalapa, Cirebon
  •  KH. Ahmad Saeful Mujab ,Pondok Pesantren Manbaul Ulum, Demak,Jawa Tengah
  • Ust.Andrian Bin Sobirin Padepokan Ilmu Ghoib Kasepuhan Banten Cilegon, Banten

Dan masih banyak lagi para guru, kyai, dan orang-orang saleh yang telah memberikan ilmu dan doa restu, yang tidak dapat disebutkan satu per satu di sini (Insya Allah lengkapnya terdapat pada Tawasul Lengkap Padepokan Ki Nuralam Nusantara Kitab Majmuátul Hikmah Nuralam Kasepuhan Nusantara Jilid 1). Kepada mereka semua, beliau senantiasa memohon doa dan memelihara tali silaturahmi ilmu yang tak terputus.

 

RIWAYAT PENGALAMAN KERJA DAN PENGABDIAN DI DUNIA PENDIDIKAN

Sebelum dan selama mengemban amanah di Padepokan serta dunia usaha, beliau telah mengabdikan diri secara panjang lebar di dunia pendidikan, mulai dari jenjang dasar hingga menengah, baik di lembaga negeri maupun swasta (Madrasah dan Pesantren). Pengalaman ini membentuk beliau menjadi sosok pendidik dan pemimpin yang memahami seluk-beluk manajemen pendidikan dan karakter peserta didik.

Berikut adalah rincian pengalaman kerja beliau :

Sebagai Guru Honorer

Beliau telah mengabdi sebagai tenaga pengajar di berbagai jenjang satuan pendidikan, menanamkan ilmu dan nilai-nilai karakter kepada generasi muda di berbagai daerah :

1.       SD Negeri Jakasampurna XI, Bekasi

2.       MTs Ad'Dawah 2, Bekasi

3.       SLTP Negeri 2 Panawangan (Kelas Jauh), Ciamis

4.       MTs Nagarapageuh, Panawangan, Ciamis

5.       MTs Madinatunnajah, Ciamis

6.       MA Madinatunnajah, Ciamis

Sebagai Pimpinan Lembaga Pendidikan

Selain menjadi pengajar, kepercayaan dan kemampuan manajerial beliau terbukti melalui jabatan strategis sebagai kepala lembaga pendidikan :

1.       Kepala Madrasah Diniyah At-Tarbiyah, Ciamis

2.       Kepala Madrasah Aliyah Madinatunnajah, Ciamis

Sebagai Ketua Yayasan Pendidikan

Pada tingkat kelembagaan yang lebih tinggi, beliau juga dipercaya memegang kendali penuh atas pengelolaan sebuah yayasan pendidikan Islam:

  • Ketua Yayasan Pondok Pesantren At-Tarbiyah Nagarajati, Panawangan,Ciamis
  • Ketua Umum Yayasan Ki Nuralam Nusantara (YAKIN),Kota Bogor

Pengalaman panjang di dunia pendidikan ini menjadi bukti nyata kepedulian beliau terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan pembentukan generasi bangsa yang berkualitas.

 

JABATAN, TANGGUNG JAWAB, DAN KEMITRAAN STRATEGIS

Dengan bekal ilmu, pengalaman, dan kepemimpinan yang teruji, beliau dipercaya untuk memegang berbagai jabatan strategis dan penting, baik di lingkungan organisasi keagamaan, sosial, dunia usaha, maupun kemitraan dengan lembaga Negara :

  • Ketua Umum Yayasan Ki Nuralam Nusantara (YAKIN,Memimpin dan mengarahkan visi misi yayasan dalam membina umat dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya serta spiritual. 
  • Pengasuh Padepokan Ki Nuralam Nusantara, Menjadi pembimbing, penuntun, dan orang tua asuh bagi seluruh santri dan keluarga besar padepokan dalam menuntut ilmu hikmah, metafisika, dan pembentukan karakter.
  • Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial  Nuralam Nusantara, Bertanggung jawab penuh dalam mengelola program-program sosial, penyaluran bantuan, serta upaya pember dayaan masyarakat yang membutuhkan.
  • Mitra Resmi Badan Gizi Nasional (BGN) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat dan generasi bangsa, beliau telah menjalin kerjasama resmi sebagai mitra strategis Badan Gizi Nasional (BGN) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui peran ini, beliau berkontribusi langsung dalam upaya negara memastikan pemenuhan gizi yang layak dan sehat bagi masyarakat, khususnya kalangan yang membutuh kan, sebagai investasi masa depan yang berkelanjutan.
  • Owner PT. Yakin Peduli Sejahtera,Sebagai pemilik perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, yaitu:

Ø   Konstruksi Bangunan Swasta

Ø   Properti

Ø   Frozen Retail

Keberadaan beliau di dunia usaha dan kemitraan strategis menunjukkan bahwa ilmu agama dan spiritual dapat berjalan beriringan dengan kesuksesan duniawi dan pelayanan publik, menjadi bukti nyata bahwa kesalehan tidak harus bertentangan dengan kemampuan mengelola urusan dunia dan berkontribusi bagi negara.

 

DUKUNGAN DAN PENDEMPINGAN SETIA

Di balik tegaknya kepemimpinan dan kesuksesan dalam mengelola berbagai lembaga serta amanah yang besar ini, terdapat sosok pendamping setia yang selalu hadir melengkapi, mendukung, dan mendoakan. Dalam setiap langkah perjuangan mengelola Padepokan, Yayasan, Lembaga Sosial, maupun dunia usaha, beliau didukung penuh dan didampingi oleh istri tercinta, Ibu Rini Marini (Teh Rini Marini).

Kehadiran beliau bukan hanya sebagai pasangan hidup, melainkan sebagai mitra sejati yang turut andil dalam memikul beban tanggung jawab, memberikan semangat, dan menjaga keutuhan rumah tangga serta organisasi. Sinergi yang terjalin antara suami dan istri ini menjadi kunci keharmonikan dan keberkahan, memungkinkan beliau untuk terus bekerja maksimal demi kesejahteraan umat dan masyarakat luas.

 

FILOSOFI DAN PRINSIP HIDUP

Di balik kesuksesan dan perjalanan karir beliau, terdapat prinsip-prinsip luhur yang menjadi kompas dan landasan utama dalam setiap langkah pengambilan keputusan dan tindakan :

SEJARAH BERDIRINYA PADEPOKAN KI NURALAM NUSANTARA

Di tengah hiruk-pikuk zaman yang terus berubah, ada tempat-tempat yang didirikan bukan sekadar sebagai bangunan fisik, melainkan sebagai benteng nilai, penjaga tradisi, dan sumber cahaya spiritual. Salah satunya adalah Padepokan Ki Nuralam Nusantara, sebuah lembaga yang bernaung di bawah Yayasan Ki Nuralam Nusantara (YAKIN), yang kini berdiri kokoh sebagai rumah bagi mereka yang mencari keseimbangan, kebenaran, dan pengabdian luhur.

Awal Mula dan Berdirinya 
Padepokan Perjalanan panjang Padepokan Ki Nuralam Nusantara dimulai dari sebuah niat suci dan visi mulia untuk melestarikan kearifan lokal Nusantara. Padepokan ini secara resmi didirikan pada tanggal 13 April 2019. Namun, akar dari keberadaannya telah tertanam jauh sebelumnya, bersumber dari bimbingan dan berkah seorang guru spiritual yang dihormati, Ki Nuralam. Beliaulah yang memberikan nama "Ki Nuralam" sebagai doa restu dan landasan spiritual bagi berdirinya padepokan ini. Nama tersebut bukan sekadar label, melainkan sebuah amanah dan harapan agar padepokan ini senantiasa menjadi tempat yang memancarkan cahaya ilmu dan ketenangan, selaras dengan alam semesta. Di balik tegaknya padepokan ini, terdapat sosok pendiri sekaligus pengasuh yang penuh dedikasi dan ketulusan, yaitu Abah Muda Yakin atau Ang Ahmad Saefudin. Dengan visi yang jelas dan kepemimpinan yang berlandaskan kasih sayang serta ketegasan, Abah Muda Yakin Ang Ahmad Saefudin membimbing langkah padepokan ini dari awal berdirinya hingga kini, menjadikannya bukan sekadar organisasi, melainkan sebuah keluarga besar yang hangat dan solid. 

Legalitas dan Domisili : Bukti Kesahihan dan Komitmen Sebagai wujud komitmen untuk berjalan di jalur yang benar dan sah secara hukum, Padepokan Ki Nuralam Nusantara memiliki landasan legalitas yang kuat. Yayasan ini telah mencatatkan diri secara resmi dengan perjalanan dokumen yang lengkap : Berawal dari Yayasan Ki Nuralam Nusantara (YAKIN), dengan Badan Hukum : Notaris TRI EKA MAYA DEWI,SH.,M.Kn. Akte Notaris Pendirian Nomor: 11 Tanggal 13 April 2018 SK.KEMENKUMHAM RI Pendirian AHU-0005467.AH.01.04 Tahun 2018,kemudian di perbaharui melalui Notaris NEVIE ALIFAH ASSEGAF,SH.,MH. Akte Notaris Perubahan Nomor : 8 Tanggal 09 April 2021 SK.KEMENKUMHAM RI Perubahan AHU-000528.AH.01.05 Tahun 2021, dan diperbaharui kembali melalui Notaris HJ.ZUN NUR AIN FAUZIAH,SH.,M.Kn Akte Notaris Perubahan Nomor08 Tanggal 15 November 2021 SK.KEMENKUMHAM RI Perubahan AHU-0036526.AH.01.12.Tahun 2021 SK.Domisili Nomor 145/416/KTL NPWP : 65.674.161.8-404.000 NIB : 0806220015203 Saat ini, pusat kegiatan atau domisili resmi : 
Padepokan Ki Nuralam Nusantara (PKN),Yayasan Ki Nuralam Nusantara (YAKIN) terletak di Jl. Kampung Pasir Blok C No. 89 B RT.003 RW.007, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, Indonesia,Kode Pos 16144. 
Dari tempat inilah, cahaya ilmu dan pelayanan tersebar, didukung oleh layanan kontak yang dapat dijangkau masyarakat luas. Yayasan ini berkhidmat dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, pemberdayaan ekonomi umat, serta pengelola an zakat dan infaq melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial Nuralam Nusantara. 

Falsafah dan Landasan Ajaran : Jiwa dari Sebuah Perjalanan Kekuatan utama 
Padepokan Ki Nuralam Nusantara terletak pada landasan filosofis yang menjadi napas setiap aktivitasnya. Slogan besarnya, "Satria Dharma Bhakti Husada Nusantara", bukan sekadar jargon, melainkan pedoman hidup yang dijabarkan dengan mendalam: Slogan ini merupakan cerminan visi, misi, dan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi. Berikut penjabaran detailnya: 
1. Satria : Bukan sekadar keberanian fisik, melainkan keberanian moral,berani membela kebenaran, melindungi yang lemah, dan menjunjung tinggi kesopanan serta kesetiaan. 
2. Dharma : Berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti kebenaran, hukum alam, dan kewajiban suci. Mengajarkan komitmen untuk hidup sesuai etika dan jalan yang benar. 
3. Bhakti : Wujud pengabdian, cinta kasih, dan kesetiaan tulus tanpa pamrih, baik kepada Tuhan, orang tua, guru, bangsa, maupun sesama. 
4. Husada : Berarti kesehatan dan kesembuhan, mencakup kesehatan fisik, mental, dan spiritual. Mencerminkan misi menjaga keseimbangan dan kesejahteraan manusia secara utuh. 
5. Nusantara : Melambangkan persatuan, keberagaman, dan identitas bangsa Indonesia, menunjukkan bahwa nilai-nilai ini bersifat inklusif dan berakar pada budaya tanah air. Jika digabungkan, slogan ini bermakna: "Sebagai orang-orang yang berjiwa ksatria, kami berkomitmen menjalankan kehidupan sesuai kebenaran dan kewajiban suci dengan penuh pengabdian tulus, demi menjaga kesehatan dan keseimbangan hidup serta persatuan dan kesejahteraan seluruh bangsa Nusantara." 

Selain itu, terdapat prinsip-prinsip luhur yang dipegang teguh oleh seluruh anggota, antara lain : 
1. Prinsip Keberanian dan Keteguhan : "Tandang ke Gelanggang Walau Seorang Pantang Mundur Sebelum Menang" Ini adalah prinsip jiwa ksatria yang sangat dipegang teguh. Tandang ke Gelanggang : Bermakna siap maju menghadapi tantangan, ujian, atau tugas yang diemban, sama seperti seorang pendekar yang siap memasuki arena pertandingan. Walau Seorang : Menunjukkan keberanian yang luar biasa; meskipun merasa sendirian, tidak didukung, atau menghadapi lawan yang berat, seorang anggota tidak boleh gentar atau takut. Pantang Mundur Sebelum Menang : Menggambarkan semangat pantang menyerah, ketekunan, dan komitmen kuat untuk mencapai tujuan atau kemenangan (baik kemenangan atas diri sendiri, kebenaran, maupun cita-cita mulia) sebelum tugas selesai atau hasil yang diharapkan tercapai. Prinsip ini menanamkan mental juara dan tanggung jawab yang tak tergoyahkan. 
2. Ngaji Diri, Ngaji Rasa, Ngaji Faham Ini adalah metode introspeksi dan pencarian ilmu yang mendalam, khas tradisi keilmuan Nusantara: Ngaji Diri : Artinya mengkaji, mengenal, dan memahami diri sendiri. Falsafah ini mengajarkan bahwa langkah pertama menuju kebenaran adalah mengenal siapa diri kita sebenarnya,kelebihan, kekurangan, sifat-sifat buruk yang harus dibuang, dan potensi luhur yang harus dikembangkan. Tanpa mengenal diri, mustahil dapat mengenal Tuhan dan dunia sekitarnya dengan sebenar-benarnya. Ngaji Rasa : Merupakan proses mendalami dan memahami apa yang dirasakan oleh hati dan batin. Dalam tradisi ini, "rasa" bukan sekadar emosi, melainkan intuisi atau cahaya batin yang dapat menangkap kebenaran yang tidak selalu terjangkau oleh akal semata. Ngaji rasa mengajarkan kepekaan hati, ketulusan, dan kemampuan merasakan apa yang dirasakan orang lain (empati). Ngaji Faham : Adalah upaya untuk memahami dan mengerti secara mendalam, baik makna ilmu yang dipelajari maupun petunjuk kehidupan. Faham di sini bukan sekadar mengerti secara intelektual, melainkan pemahaman yang menyeluruh yang lahir dari penggabungan ilmu lahiriah dan batiniah, sehingga terwujud menjadi kebijaksanaan dalam bertindak. 
3. Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, Silih Wangian Ini adalah falsafah hidup bermasyarakat dan berorganisasi yang sangat dijunjung tinggi, yang memperluas nilai-nilai persaudaraan : Silih Asah : Saling mengasah dan mengingatkan. Anggota saling membantu memperbaiki diri, mengasah potensi dan ilmu, serta saling menegur jika ada yang salah dengan cara yang bijaksana dan santun, demi kesempurnaan bersama. Silih Asih : Saling mengasihi dan menyayangi. Membangun hubungan yang penuh kasih sayang, persaudaraan yang erat, dan empati antar sesama, tanpa memandang latar belakang, status sosial, atau perbedaan lainnya. Silih Asuh : Saling menjaga dan membimbing. Seperti keluarga besar, anggota saling menjaga keselamatan, memberikan bimbingan, perlindungan, dan dukungan satu sama lain dalam kebaikan, terutama kepada mereka yang masih muda atau yang sedang mengalami kesulitan. Silih Wangian : Saling memberi manfaat dan keharuman baik. Seperti wangi-wangian yang menyebarkan aroma harum, setiap anggota diharapkan dapat membawa dampak positif, kebaikan, dan manfaat bagi lingkungannya. Kehadiran seseorang harus dirasakan membawa ketenangan, kebahagiaan, dan kemaslahatan bagi orang lain. 
4. Ikhlas Tawakal Ini adalah prinsip dasar dalam setiap tindakan dan pengabdian di Padepokan. Ikhlas : Berarti melakukan segala sesuatu dengan niat yang murni, tulus, dan semata-mata karena mengharap ridho Tuhan Yang Maha Esa, tanpa mengharapkan pujian, pengakuan, imbalan materi, atau balasan dari manusia. Tawakal : Adalah sikap berserah diri sepenuhnya kepada Tuhan setelah melakukan usaha atau ikhtiar maksimal. Tawakal mengajarkan bahwa setelah kita berusaha sekuat tenaga dengan sungguh-sungguh, hasil akhirnya kita serahkan sepenuhnya kepada kebijaksanaan Tuhan, dengan keyakinan bahwa apa yang ditetapkan-Nya adalah yang terbaik. Gabungan nilai ikhlas dan tawakal ini menjadi landasan utama dalam menjalankan segala aktivitas, baik dalam pendidikan, pelayanan, maupun kegiatan sosial, sehingga membawa ketenangan batin dan menjauhkan diri dari rasa gelisah atau kekecewaan. 
5. Serta nilai-nilai agung lainnya seperti Manunggaling Kawula Gusti, Ngelmu Kawibawaan, Tata Tanem Budi Luhur, dan Husada Kang Sejati yang membentuk karakter insan-insan yang berilmu dan berakhlak mulia. 
 Manunggaling Kawula Gusti (Penyatuan Hamba dan Tuhan) Ini adalah inti dari pencarian spiritual di banyak tradisi Nusantara. Falsafah ini mengajarkan bahwa tujuan tertinggi manusia adalah mencapai kesatuan batin dengan Sang Pencipta. Bagi anggota padepokan, ini berarti menjalankan segala aktivitas hidup—baik ibadah, pekerjaan, maupun interaksi sosial—dengan niat yang murni karena Tuhan, sehingga setiap tindakan menjadi ibadah dan tercapai ketenangan batin yang hakiki. 
 Ngelmu Kawibawaan (Ilmu dan Wibawa) Falsafah ini menekankan bahwa ilmu yang dipelajari—baik ilmu duniawi maupun ukhrawi, termasuk ilmu hikmah dan metafisika—harus diimbangi dengan pembentukan karakter dan wibawa. Ilmu tanpa akhlak dan wibawa akan menjadi sia-sia atau bahkan berbahaya. Seorang murid yang sejati adalah yang ilmunya bertambah seiring dengan bertambahnya kesopanan, kebijaksanaan, dan kewibawaan yang memancar dari dalam dirinya. 
 Tata Tanem Budi Luhur Mengacu pada tatanan hidup yang berlandaskan budi pekerti luhur. Falsafah ini mengajarkan bahwa segala tindakan dan perkataan harus didasari oleh niat yang baik dan akhlak yang mulia. Tata krama, kesopanan, dan etika menjadi pondasi dalam berinteraksi dengan siapa saja, baik di dalam lingkungan padepokan maupun di masyarakat luas. 
 Husada Kang Sejati (Kesehatan Sejati) Sejalan dengan kata "Husada" dalam slogan, falsafah ini memaknai kesehatan bukan hanya bebas dari penyakit fisik, melainkan kondisi seimbang antara raga, rasa, dan jiwa. Kesehatan sejati tercapai ketika fisik kuat, pikiran tenang, dan spiritual terhubung dengan baik. Oleh karena itu, padepokan menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat, menjaga pikiran positif, dan memperkuat ikatan spiritual. Falsafah-falsafah ini menjadi landasan yang kokoh bagi Padepokan Ki Nuralam Nusantara dalam mencetak insan-insan yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak mulia, peduli sesama, dan bermanfaat bagi lingkungan serta bangsa. 

Program Unggulan : Wujud Nyata Pengabdian Untuk mewujudkan visi dan misinya, Padepokan Ki Nuralam Nusantara menjalankan berbagai program strategis yang menyentuh berbagai aspek kehidupan : 
1. Pendidikan dan Sertifikasi : Melalui Program Ijazah Kubro Ilmu Hikmah Supranatural Metafisika, padepokan mencetak generasi yang menguasai ilmu spiritual tinggi dengan landasan akhlak. 
2. Konsultasi Spiritual : Memberikan bimbingan dan solusi bagi mereka yang mencari petunjuk hidup melalui layanan Konsultan Spiritual Supranatural Metafisika. 
3. Pengukuhan dan Penghargaan : Menggelar upacara Wisuda, Pengesahan, dan Penganugerahan Sabuk Merah LASKAR YAKIN Indonesia sebagai bentuk apresiasi dan pengukuhan kematangan jiwa ksatria. 
4. Pelayanan Kesehatan : Menjalankan Program Pengobatan Alternatif Holistik Modern yang menyembuhkan bukan hanya fisik, tetapi juga mental dan spiritual. 
5. Kegiatan Sosial : Melalui program "Berbagi Itu Indah", padepokan aktif menyalurkan bantuan bagi anak yatim piatu dan kaum dhuafa, mewujudkan nyata nilai kepedulian sosial. 

Masa Kini dan Harapan Hingga saat ini, di bawah naungan Yayasan Ki Nuralam Nusantara (YAKIN) dan kepemimpinan Abah Muda Yakin Ang Ahmad Saefudin, padepokan ini terus tumbuh dan berkembang. Dari pusatnya di Kota Bogor Provinsi Jawa Barat, jejaringnya telah meluas, menyatukan ratusan bahkan ribuan anggota yang tersebar di berbagai daerah dalam dan luar negeri. Meskipun telah berkembang dan memiliki legalitas yang kuat, Padepokan Ki Nuralam Nusantara tetap memegang teguh esensi awalnya : kesederhanaan, ketulusan, dan pengabdian. Ia terus menjadi penjaga tradisi sekaligus jembatan menuju masa depan, memastikan bahwa nilai-nilai luhur kearifan local yang diwariskan melalui bimbingan Ki Nuralam dan diwujudkan oleh Abah Muda Yakin Ang Ahmad Saefudin tetap hidup, relevan, dan terus menerangi langkah anak bangsa di tengah gempuran moderni sasi.